Berikut adalah penemuan paling penting dari 25 tahun terakhir, dalam urutan kronologis:

1. Teleportasi Kuantum (1992)

 Secara umum, protokol teleportasi berjalan dengan tiga langkah (Gbr. 1): sepasang sistem kuantum dalam keadaan bertalian diproduksi dan didistribusikan, satu ke pengirim (Alice) dan yang lainnya ke penerima (Bob); Alice mengukur anggota pasangan bertaliannya dan keadaan tidak dikenal yang dia inginkan untuk diteleportasikan, dan mengirimkan hasil pengukuran itu kepada Bob; Bob menggunakan hasil pengukuran yang diterimanya dari Alice untuk memanipulasi sistem kuantumnya dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya.

Setelah manipulasi ini, sistem kuantum Bob akhirnya berada dalam keadaan yang tidak diketahui, yang berpindah dari Alice ke Bob, dimana satu-satunya komunikasi langsung adalah berupa pesan klasik – hasil pengukuran Alice.

Teleportasi kuantum memiliki beberapa implikasi yang cukup signifikan untuk komunikasi, kecuali tidak ada hubungan fisik antara pengirim dan penerima.

2. Pembuatan Kondensat Bose-Einstein Pertama (1995)

Sebuah molekul yang sampai sekarang hanya ada dalam teori akhirnya dibuat. Dikenal sebagai molekul Rydberg, molekul ini dibentuk melalui ikatan kimia yang sulit dipahami dan sangat lemah antara dua atom.

Ketika, pada 1924, fisikawan India Satyendra Nath Bose mengirim beberapa perhitungan teoretis tentang partikel kepada Albert Einstein, Einstein membuat prediksi. Dia mengatakan bahwa jika gas didinginkan pada suhu yang sangat rendah, atom-atom itu akan tiba-tiba berubah menjadi “keadaan energi serendah mungkin”, sehingga mereka akan hampir membeku dan berperilaku dengan cara yang identik dan dapat diprediksi. Analoginya serupa dengan ketika gas tiba-tiba mengembun dan menjadi tetes-tetes cairan.

Ketika para ilmuwan mencapai tujuan kondensasi Bose-Einstein, dengan mendinginkan dan menjebak atom alkali, Profesor Greene menyadari bahwa fisika “ultra-dingin” ini dapat digunakan untuk membentuk molekul yang tidak akan ada dalam kondisi lain.

 

 

3. Percepatan Perluasan Alam Semesta (1997)

Sebuah tim ilmuwan internasional telah menemukan bukti adanya gaya anti-gravitasi misterius yang menyebabkan alam semesta mengembang dengan kecepatan yang semakin tinggi.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka menemukan gaya tersebut dengan menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble dan teleskop berbasis darat di Hawaii, Australia dan Chili sambil menganalisis cahaya yang datang dari 14 supernova, atau bintang yang meledak, yang berjarak tujuh miliar hingga 10 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Para ilmuwan berharap bahwa perluasan alam semesta sedikit melambat karena efek gravitasi. Sebaliknya, kata mereka, itu justru mempercepatnya. Salah satu ilmuwan yang terlibat, Robert Kirshner mengatakan percepatan akan berlanjut dan dalam miliaran tahun, banyak bintang yang sekarang terlihat akan menghilang dari pandangan. “Alam semesta akan menjadi tempat yang sangat berbeda untuk dilihat,” katanya.

4. Bukti Eksperimental Bahwa Neutrino Memiliki Massa (1998)

Menurut laporan David Whitehouse, hasil riset menyatakan bahwa partikel paling aneh di alam semesta mungkin termasuk yang paling penting. Neutrino mungkin adalah partikel paling aneh di alam semesta. Mereka biasanya terdapat dalam reaksi nuklir, terutama di inti matahari.

Neutrino mungkin adalah salah satu bagian terpenting dari kosmos. Selama bertahun-tahun para ilmuwan percaya bahwa neutrino tidak memiliki massa. Tetapi beberapa percobaan menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki massa walaupun kecil.

Bahkan massa kecil akan menjadi penting karena ada begitu banyak neutrino di alam semesta. Mereka bisa menjadi mayoritas massa alam semesta. Dalam arti tertentu, alam semesta akan terdiri dari neutrino dan sejumlah kecil partikel lainnya.

5. Penampakan Boson Higgs di Cern (2012)

Keberadaan boson Higgs memverifikasi teori yang dibuat oleh fisikawan Inggris Peter Higgs hampir setengah abad yang lalu. Teori ini mengatakan bahwa partikel elementer, seperti quark dan elektron di dalam atom, mendapatkan massa dari medan tak kasat mata yang membentang di seluruh ruang angkasa. Tanpa sesuatu untuk memberi massa partikel, tidak akan ada bintang, planet atau kehidupan seperti yang kita kenal.

Boson Higgs adalah potongan teka-teki yang hilang yang telah dikumpulkan oleh fisikawan sejak tahun 1970-an untuk menjelaskan bagaimana perilaku partikel-partikel yang diketahui di alam. Tetapi banyak fisikawan berharap bahwa partikel baru ini akan berubah menjadi lebih aneh daripada jenis partikel paling sederhana yang diprediksi Higgs.